Featured

PPDI Minta Aparat Desa Jadi PNS

Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) meminta perangkat desa di berikan status sebagai PNS.Mereka mendesak Komisi II DPR segera mengesahkn RUU Desa,terutama UU yang menyangkut status sebagai PNS ,agar lebih konsentrasi meningkatkan desa masing-masing.

Sebab jika telah menjdi PNS,para perangkat desa bertekad akan lebih mengutamakan peningkatan ekonomi perkapita besar berfropesi sebagai petani.

“Jangan ada diskriminasi norma keadilan,sosial dan mengandung unsur ketabilm shingga perangkat desa bisa bekerja dengan tenang dan tarap hidup penduduk desa tidak terlampau timpang dengan penduduk kota,”kata sekjen PPDI Mugiono munajad ,di Gedung DPR RI,Jakarta,Kamis

Mugino berharap,rumusan RUU Desa dapa memenuhi harapan para prangkat desa yang saat ini statusnya tidak jelas.Selain itu juga,harus ada keberpihakan kepada kehidupan rakyat desa.Dengan berstatus PNS,Para perangkat desa tidak lagi khawatir terhadap perekonomian pribadinya dan lebih pokus memajukan ekonomi desa.

“Kita tidak menginginkan hasil nya melenceng jauh dari tujutuan,sehingga tidak mengadung keadilan dan keseimbangan.Aparat desa sangat menginginkan ada nya status dan gaji sekarang yang seimbang.Pemerintah harus benar-benar adail,”ujar nya.

Bersamaan dengan itu,PPDI juga mendeklarasikan Kebangkitan Rakyat Desa.Dalam deklarasinya,rakyat desa di seluruh peloksok nusantara menyatakan bangkit bergotong royong dan berdsama-sama menghpuskan ketidakadilan dan kemiskinan,demi indonesia adil,sejahtra dan bermartabat.

Di kutip dari koran NONSTOP.

Featured

Belajar Mengetik biar nggak Gaptik.

Dari dulu saya sebenar nya hoby banget membaca dan menulis terkadang mengungkap isi hati kalau lagi suka maupaun duka.kalau saya dapat uang jajan dari orang tua,saya belikan  buku untuk menulis, Dan kalau sepulang sekolah saya datang kerumah tetangga mencari koran bekas untuk baca-baca selain dari buku yang di pinjam dari perpustakaan sekolah,dan alhamdulilah saya bisa mendapatkan informasi di kota yang di tulis di koran yang saya maklum saya hidup saya ini jauh dari dunia informasi,dulu waktu saya masih di desa jangan punya komputer tv hitam putih pun gak punya sengsara amat hidup saya.Koran-koran yang saya baca pada waktu itu saya kumpulkan,dalam hati saya.Ach  saya pikir kumpulkan saja siapa tau saya masih bisa baca di lain waktu  informasi yang lebih penting lagi.

MOTOROLA DEFY XT

SILAKAN AGAK GILA
Motorola meluncurkan ponsel cerdas tahan air dan benturan.Saatnya menelepon di bawah Shower

Akhir nya telepon seluler DEFI XT masuk pasar Indonesia.Pembuat nya,Motorola,mengklaim Defi XT bersma Defy+ yang lebih dulu di pasarkan dan Defi Mini sebagai ponsel tahan air,anti gores,dan tahan benturan.
Klaim itu langsung mengingatkan saya pada ME45 sekitar sepuluh tahun lalu.Ponsel buatan Siemens.Jerman,itu membuat saya bisa di telpon dan menelpo di mana pun:di bawah hujan sambil mandi di kolam renang,atau saat melakukan aktivitas outdoor lain nya Dan ME45 memng ponsel hebat pada jamannya,sehingga tetap populer tiga tahun kemudian dan bahkan mejeng di flem Jason Bourne,The Broune Supermacy.

Buktikan ke canggihan nya

Teknologi,oh Teknologi

Oleh:Mathiyas Thaib,CEO Alomet & Friends

Di era globalisasi ini kesejahteraan negara ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sudah sejauh mana keberpihakan pemerintah kita terhadap pengembangan ilmu pengatahuan dan teknologi (iptek)?Mari kita berkaca kepada Pakistan.

Salah satu kisah paling bombastis tentang keberpihakan pemerintah terhadap pengembangan iptek,adalah persiden Pervez Musharaf bersedia memberikan “maskawin” kepada Dr.Attaur Rahman yang di pinang untuk menjabat Mentri Pendidikan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan.Apa saja “mas kawin” bagi ilmuan kimia terkemuka di Pakistan itu?

Pertama,pemerintah bersedia meningkatkan anggaran pendidikan tinggi 100 perse,dan selanjuta nya 50 persen setiap tahun hingga lima tahun ke depan.Kedua pemerintah harus meningkatkan pembelanjaan riset 6.000 persen.Ketiga,pemerintah harus menggaji para peneliti empat kali lebih besar besar daripada jajaran mentri di kabinet.Hasinya,setelah lima tahun,kemajuan iptek dan industri Pakistan kini sudah mendekati India.

Sebaliknya di Indonesia,penegembangan iptek nya masih terseok-seok.Rasio anggaran APBN untuk riset pengembangan iptek seolah “belas kasihan”belaka.Sempit nya penayangan acara-acra di televisi kita menggambarkan,betapa kurang nya apresiasi bangsa ini terhadap pengembangan iptek.

Ketidakkonsistenan kebijakan dengan praktek di lapangan menggambarkan,betapa bangsa ini belum mau belajar dari progresivitas negara-negara berkembang lain nya.Indonesia belum beranjak dari mental konsumtif ke mental produktif.Kondisi ini semakin mencolok,dari tren bidang stadi yang di minati mahasiswa indonesia di luar negri selama 30 tahun terakhir.

jika bangsa jepang belajar ke amerika seikat untuk mampu memproduksi barang ,maka mahasiswa korea belajar ke jepang untuk menguasai keahlian bangsa tersebut menghasilkan produk.ke mudian mereka pergi ke amerika serikat untuk belajar di bidang yang sama dan bertekad untuk mengalahkan jepang.

Bansa cina setelah revolusi kebudayaan, selalu mengamati orang jepang dan korea. Mereka merasa tertinggal dari jepang dan korea. Kemudian Deng Xiao Ping beserta kader-kader pimpinan partai komunis, yang kebanyakan adalah insinyur beralmamater Universitas Tsing Hua,mengutus orang-orang cina untuk belajar di Massachusetts Institute of Technology,Amerika serikat.Tujuannya untuk mendalami ilmu ekonomi dan ilmu manajemen oprasi,sehingga bangsa Cina dapat memproduksi barang dengan kualitas yang melebihi produk Jepang dan Korea.

Semasa Perdana Mentri Datuk Mahathir Muhammad Berkuasa,bangsa Malayasia juga di wajibkan untuk melihat dan belajar Ketimu.Sebaliknya,bangsa Indonesia belajar ke Amerika Serikat cenderung untuk mendalami ilmu keuangan,manajemen,pemasaran dan penjualan,serta komunikasi sembari membangun jaringan.Akibat nya,ketika negara-negara lain mulai menunjukan teringnya,bangsa Indonesia seperti kebakaran jenggut.Produk-produk impor,mulai dari Cina,India,Jepang,Amerika Serikat dan Eropa membanjiri pasar domestik.Produk lokal tergerus.Setiap sudut,sepanjang mata memandang,dari bangun pagi samapi kembali tidur kita terus menerus dikeoung produk impor.

Dan selanjutnya,setiap rupiah yang dihasilkan oleh keringat bangsa kita dibawa keluar negri.

Di Tulis ulang oleh Firman Ardiansyah

Dari koran Tempo tanggal 30 mei 2012

ASUS EEE PC 1225C

Netbook Berfitur Komplet

Di awal tahun ini bermunculan netbook yang di perkuat dengan processor terbaru buatan intel,Cedar Trail.Namun kebanyakan masih memakai tipe intel Atom N2600,yang memiliki kecepatan hingga 1,66 gigahertz.Pekan ini kedatangan salah satu netbook yang juga memakai Cedar Trail,Nama ASUS EEE PC 1225C.Beda nya layar notbook ini 11,67 ini memakai intel atom N2800 dan ke cepatan nya mencapai 1.8 gigahertz.

SPESIFIKASI

Processor: Intel Atom N2800,1.87 Ghz 1 Mb L2 Cache

Platform: Intel Cedar Trail-M

Chifset:Intel NM10 Express Chipset

Kartu Grafis:Intel GMA 3650

Layar:11,6 Inci HD 1.366×768 pixel ,LED Backligt

Memory:2GB DDR3 1.066 Mhz

Kapasitas Simpan:320 Gb HDD Satta

Konektipitas:3x USB 3.0,lan,Rj45 port HDMI

Wirelles:Wireless LAN 802.11 b/g/n

Baterai:6 cell LiOn 5200 mAh

Daya tahan Baterai:7 Jam 16 menit

Berat:1,38 kilogram

Dimensi:29,6 x20,3 x2,9-3,5 cm

Perjalanan Tugas Kantor

Hari selasa kemarin saya di panggil suruh menghadap atasan,duch rasa nya dag dig dug ini dada,hehehe sesak napas kali.Saya sempat kaget ada apa gerangan memngil suruh keruangan,Tapi apa yang saya duka itu meleset ternyata beliau suruh saya menghandel projek nya

Perjalanan Menuju Blok M

Baru saja saya sampe dari rumah ke kantor .hehehehehe.kantor?upz…. salah Toko maksud saya,sampe toko biasa nya saya agak siang.Tapi hari  ini saya berangkat lebih awal dari hari sebelum nya.Baru saja saya duduk di depan komputer,tiba-tiba ada suara hihihi……hantu kali.Bukan Temen saya,yang kerja nya di bagian marketing.Biasa mewakili si BOZ untuk menyuruh saya datang ke kantor klien di daerah blok M.Saya siap-siap jalan menuju blok m.Tapi saya juga sempet mikir naik apa nich ?ke sana bawa motor kayanya  panas macet pula,kalau temen saya bilang ach macet di jakarta itu sudah hukum alam.Akhir nya saya memutuskan naik Busway.

Saya